Berita Terkini

Influencer Media Sosial Bercerita Manfaat Annual Meetings Untuk Indonesia

Panitia Nasional kembali mengadakan outreach mengenai International Monetary Fund (IMF)-World Bank Group (WBG) Annual Meetings (AM) 2018. Kali ini peserta kegiatan adalah para influencer media sosial asal Bali dan Jakarta yang berjumlah 31 orang. Berlokasi di salah satu main venue AM 2018, yaitu Bali Nusa Dua Convention Center, (BNDCC) para influencer tersebut diberikan penjelasan mengenai AM 2018 dan manfaatnya bagi Indonesia.

Selain itu, para influencer diajak untuk mengkampanyekan tagar #IndonesiaBangga sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan AM 2018. Hal tersebut mengingat bahwa untuk menjadi tuan rumah AM, Indonesia perlu menjalani serangkaian penilaian dari Meeting Team Secretariat (MTS) dan bersaing dengan puluhan negara lainnya. Dengan terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah AM 2018 berarti dunia telah menunjukkan kepercayaannya bahwa Indonesia siap dan mampu menghelat event terbesar di bidang ekonomi dan keuangan dunia ini. AM 2018 juga menjadi ajang Indonesia untuk menunjukkan kondisi perekonomiannya yang progresif dan berdaya tahan tinggi.

Bertindak sebagai pembuka acara, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widiastuti mengajak para influencer untuk menebarkan konten positif untuk meningkatkan awareness masyarakat atas perhelatan IMF-WBG AM 2018. Para peserta terlihat begitu antusias dan langsung meramaikan dunia maya dengan berbagai unggahan menarik dengan menggunakan tagar #IndonesiaBangga.
    
Kunjungan ke GWK

31 influencer juga mengunjungi area Garuda Wisnu Kencana, di Ungasan, Badung, Bali pada Sabtu (4/8). Kunjungan tersebut bertepatan dengan acara syukuran bertajuk “Swadharma Ning Pertiwi” atas terselesaikannya pendirian patung GWK setelah 28 tahun. Dalam kesempatan tersebut, berlangsung konferensi pers yang menghadirkan diantaranya Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, seniman penggagas GWK, I Nyoman Nuarta, dan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana.


Dalam sambutannya, Gubernur Bali menyatakan bahwa akselerasi pendirian GWK tidak lepas dari penyelenggaraan AM 2018 di Bali. Diharapkan, dengan adanya GWK akan mampu menjadi ikon baru destinasi wisata tidak hanya Bali namun juga Indonesia sehingga mampu menjadi pendorong ekonomi bagi masyarakat. Pada saat AM 2018 bulan Oktober nanti, GWK menjadi salah satu venue penting yakni lokasi penyelenggaraan Host Country Reception yang rencananya akan dihadiri sekitar 4.000 orang delegasi dan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Kunjungan ke Proyek Infrastruktur Pendukung

Setelah GWK, para influencer berkesempatan untuk meninjau 2 (dua) lokasi proyek pembangunan infrastruktur pendukung IMF-WBG AM 2018, yakni perluasan apron bandara internasional I Gusti Ngurah Rai dan underpass Ngurah Rai. Sebagaimana diketahui, kedatangan 15.000 orang peserta AM 2018 di Bali akan berdampak pada peningkatan kebutuhan tambahan area parkir pesawat, sehingga PT. Angkasa Pura I melakukan penambahan 10 apron di bandara I Gusti Ngurah Rai beserta dengan perbaikan ruang VVIP dan penambahan 30 unit konter check-in. Diperkirakan, proyek ini ke depan akan mampu meningkatkan jumlah kedatangan wisatawan hingga 4,8 juta orang.

Selanjutnya, influencer berkunjung ke proyek pembangunan underpass Ngurah Rai sepanjang 712 meter yang menghubungkan antara Denpasar dan Nusa Dua. Diharapkan dengan adanya underpass tersebut akan dapat mengurai kepadatan di sekitar bundaran Dewa Ruci sehingga lalu lintas dari dan menuju Nusa Dua, lokasi penyelenggaraan AM 2018, akan berjalan lancar. Kedua proyek tersebut mengalami akselerasi pengerjaan dimana saat ini ditargetkan pembangunan selesai pada 31 Agustus 2018. Dengan pembangunan kedua proyek tersebut, menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia bersama Kementerian, BUMN, dan seluruh lapisan masyarakat siap untuk menjadi tuan rumah AM 2018 dan mendukung kelancaran penyelenggaraan acara tersebut.

Get Connected