Dana Moneter Internasional

Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund/IMF didirikan pada Juli 1944 dalam Konferensi Bretton Woods di New Hampshire, Amerika Serikat. Sebanyak 44 negara yang hadir saat itu berupaya membentuk sebuah kerangka kerjasama ekonomi internasional guna mencegah terulangnya devaluasi mata uang kompetitif yang telah mengakibatkan Depresi Besar tahun 1930-an.

Misi utama IMF adalah menjamin stabilitas sistem moneter internasional, yakni sistem nilai tukar dan pembayaran internasional yang memungkinkan negara-negara dan para warganya bertransaksi satu sama lain.

Selain mendorong stabilitas keuangan internasional dan kerjasama moneter. IMF juga memfasilitasi perdagangan internasional, mendorong perluasan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, serta membantu mengurangi kemiskinan global. IMF diatur oleh dan bertanggung jawab kepada 189 negara anggotanya.



Fakta Ringkas IMF

  •     Keanggotaan: 189 negara
  •     Kantor Pusat: Washington, DC.
  •     Dewan Eksekutif: 24 direktur masing-masing mewakili satu negara atau sekelompok negara
  •     Staf: Sekitar 2.700 orang dari 150 negara
  •     Total kuota: SDR475 miliar (US$674 miliar) (per September 2017)
  •     Kapasitas sumber kredit: SDR460 miliar (US$652 miliar) (per September 2017)
  •     Nilai komitmen pinjaman yang aktif saat ini (per September 2017): SDR113 miliar (US$160 miliar). Porsi SDR101 miliar (US$143 miliar) belum ditarik (lihat tabel).
  •     Peminjam terbesar (berdasarkan jumlah utang per September 2017): Yunani, Ukraina, Portugal, Pakistan
  •     Pinjaman cadangan (precautionary) terbesar (per September 2017): Meksiko, Kolombia, Polandia, Maroko
  •     Konsultasi pengawasan (konsultasi Article IV): 132 konsultasi tahun 2014, 124 tahun 2015, dan 132 tahun 2016.
  •     Bantuan pengembangan kapasitas: US$332 juta di tahun fiskal 2016, atau lebih dari seperempat total anggaran IMF
  •     Tujuan utama:
    • Mendorong kerjasama moneter internasional;
    • Memfasilitasi perluasan dan pertumbuhan perdagangan internasional yang seimbang;
    • Mendorong stabilitas nilai tukar;
    • Membantu pembentukan sistem pembayaran multilateral; dan
    • Menyediakan sumber bantuan (yang disertai dengan sistem safeguard yang memadai) kepada negara anggota yang mengalami masalah necara pembayaran.

Situs web resmi IMF dapat diakses pada tautan: http://www.imf.org/en/About.

Get Connected