Manfaat Bagi Indonesia

Pertemuan tahunan International Monetery Fund dan World Bank (IMF-WBG Annual Meeting) di Bali pada 12-14 Oktober 2018 harus dijadikan momentum untuk mempercepat kemajuan Indonesia. Sebab, perhelatan ekonomi terbesar di dunia itu bisa memberikan banyak manfaat bagi perekonomian Indonesia mulai dari investasi, perdagangan, hingga pariwisata.

Indonesia akan memiliki banyak keuntungan dari penyelenggaraan International Monetary Fund-World Bank Group (IMF-WBG) Annual Meetings 2018 pada 12-14 Oktober mendatang. Kurang lebih dalam sepekan, Indonesia akan mendapatkan perhatian penuh dari seluruh dunia. Selain dihadiri oleh seluruh Menteri Keuangan dan Gubernur Bank sentral dari 189 negara anggota IMF-WB, pertemuan tahunan ini juga akan dihadiri 3.500—5.000 investor di industri keuangan yang siap berinvestasi, 500 CSO, lembaga internasional, LSM, anggota parlemen, akademisi, media, dan observer dengan total peserta sebanyak 12.500 hingga 15 ribu orang.

Kita harus bangga Indonesia mendapatkan kesempatan ini, karena seluruh mata dunia akan tertuju ke tanah air. Pertemuan ini akan mendiskusikan perkembangan ekonomi dan keuangan global serta isu-isu terkini, seperti isu proteksionisme, isu perubahan iklim, isu stabiliitas keuangan global, isu tax reform, isu iklim bisnis (business climate), isu kemiskinan, pengangguran, lapangan kerja, isu sosial gender, dan isu ketidaksetaraan (inequality).

Indonesia juga dipandang sebagai negara yang reformis, resilient, dan sangat progresif dan potensial yang telah menggunakan sistem keuangan yang sesuai dan bersinergi dengan sistem keuangan dunia. Sebagai digitalized economy country, Indonesia memiliki inclusive growth yang baik. Indonesia dinilai dunia memiliki banyak program dan kebijakan yang baik, yang dapat dijadikan showcase untuk menginisiasi negara-negara di dunia.

Beberapa contoh antara lain: pembersihan Sungai Citarum yang sudah dikenal dunia, Woman Empower Program yaitu bagaimana ibu-ibu di desa yang semula tidak produktif lalu diberdayakan dengan program ini dan akhirnya dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. Program infrastruktur sosial yang menyatukan dan dilakukan oleh non-government organization seperti yang dilakukan Muhamadiyah yang membangun fasilitas sekolah yang ditujukan untuk siswa tanpa melihat agama dan lain-lain.



Pada jangka pendek, beberapa manfaat langsung dari Annual Meetings 2018 antara lain:


1. Sektor Perhotelan.
Hotel-hotel di seputaran Nusa Dua, Jimbaran, bahkan sampai Sanur dan Kuta sudah kebanjiran pesanan sejak tahun 2017, baik untuk tempat penyelenggaraan rapat dan tempat penginapan. Annual Meetings 2018 di Bali merupakan promosi besar- besaran secara gratis pada dunia internasional, bahwa Bali tidak hanya terkenal pada sektor wisata, tapi juga pada sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) atau penyelenggaraan events.

2. Sektor Kuliner.
Pada pelaksanaan Annual Meetings 2018, akan diselenggarakan pameran makanan (food festival) untuk mempertunjukkan keragaman dan kekayaan budaya Indonesia. Kegiatan ini akan menawarkan makanan dan minuman khas Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga akan menghadirkan pegiat kuliner Indonesia untuk memberikan pengalaman langsung proses penyiapan kuliner khas tersebut dan informasi lebih mendalam tentang filosofi dan keunikan kuliner Indonesia.

3. Sektor Transportasi.
Para penyedia transportasi (baik dari sewa bus, mobil, dan taksi) akan kebanjiran pesanan untuk mobilisasi peserta dari tempat para peserta menginap ke/dari main venues (diarea Nusa Dua), atau ke tempat-tempat belanja/wisata.

4. Sektor Wisata.
Bali sangat terkenal dengan keindahan alam dan kekayaan budayanya. Menurut Panita dari IMF dan Bank Dunia, antusiasme peserta rapat yang akan mengikuti Annual Meetings 2018 diyakini sangat tinggi, untuk mengikuti rapat sekaligus untuk berlibur di Bali.



Selain manfaat langsung diatas, dalam jangka panjang manfaat ekonomi dari penyelenggaraan Annual Meetings 2018 adalah perhatian dunia dan kehadiran para pelaku utama sektor keuangan dunia ke Indonesia. Beberapa manfaat yang akan diperoleh dalam jangka panjang antara lain :

1. Leadership.
kepemimpinan Indonesia dalam berbagai forum bidang ekonomi dan keuangan di kawasan dan dunia untuk pembahasan isu-isu global, pembangunan infrastruktur, stabilitas sistem keuangan, penanganan inequality, pembangunan sumber daya manusia, keuangan inklusif mulai menunjukkan posisi yang strategis dan diperhitungkan dunia.

2. Knowledge Transfer.
Keberhasilan penyelenggaraan Annual Meetings 2018 akan memberi pembelajaran mengenai penyelenggaraan International Events untuk anak bangsa, dan menambah pengalaman serta membangun networking dengan komunitas internasional.

3. Investasi dan Perdagangan.
Sebagai tuan rumah penyelenggaraan Annual Meetings 2018, Indonesia berkesempatan untuk melakukan pameran yang bertujuan untuk showcasing kekayaan dan keragaman Indonesia, terutama dalam perkembangan pembangunan di Indonesia, dalam bentuk Infrastructure Expo. Dalam kegiatan ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan K/L terkait akan memperlihatkan perkembangan infrastruktur fisik dan pembiayaan infrastruktur Indonesia pasca krisis keuangan 1998.

4. Promosi Pariwisata dan MICE.
pelaksanaan Annual Meetings 2018 di Bali, merupakan promosi dan pendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke destinasi wisata utama di Indonesia, promosi event venues untuk MICE, dan momentum untuk perbaikan infrastruktur pariwisata.

Get Connected