Manfaat Bagi Indonesia

Indonesia berkesempatan untuk mengangkat prioritas nasional, isu domestik ke dalam ruang lingkup pembahasan internasional. Hal ini dapat dilakukan dengan metode benchmarking atau memberikan contoh positif dari apa yang Indonesia miliki seperti kemajuan dan daya tahan ekonomi, proses demokrasi, keragaman (diversity) serta toleransi adalah beberapa inspirasi Indonesia untuk dunia, menjadi showcase dan anti-thesis dari perkembangan terkini di beberapa negara di dunia.


Kedua, dengan kehadiran para pembuat kebijakan dan peserta yang penting dari seluruh dunia dan liputan yang masif, event ini akan menempatkan Indonesia dalam spotlight yang dapat mempromosikan dan meningkatkan posisi Indonesia di dunia internasional di beberapa aspek termasuk pariwisata.


Rangkaian pertemuan tahunan ini juga akan memberikan kesempatan bagi Indonesia sebagai salah satu negara anggota G20 untuk berperan lebih besar dalam mengarahkan kebijakan dunia sebagaimana salah satu tujuan dari kerjasama internasionalnya. Dalam hal Indonesia mengangkat isu-isu yang menjadi prioritas nasional ke dalam ruang lingkup pembahasan internasional, momentum ini sudah diarahkan dan berjalan secara intensif dimulai pada tahun lalu dengan beberapa program di dalam sebuah tagline yang dinamakan Voyage to Indonesia. Secara umum manfaat penyelenggaraan AM 2018 dapat dibagi menjadi manfaat jangka pendek dan jangka panjang.



Pada jangka pendek, beberapa manfaat langsung dari Annual Meetings 2018 antara lain:

Penyelenggaraan AM 2018berpeluang akan dihadiri oleh ± 18.000 orang dari: Delegasi Pemerintah dari 189 negara, para Pelaku Utama Sektor Keuangan, CEO Perusahaan/ Bank/ Lembaga Keuangan dunia, Pimpinan/ Staf  IMF-WBG dari seluruh dunia, CSO/NGO, Akademisi, Journalist/ Press, Observer dll. Delegasi/peserta AM 2018 tersebut akan melakukan spending di Indonesia lebih dari 7 hari (acara AM2018 tanggal 8 - 14 Oktober 2018) berupa pertemuan dan event yang diperkirakan sebanyak lebih dari 2.000 events, konsumsi makanan dan minuman, transportasi dan akomodasi, belanja dan hiburan, dan belanja wisata ke berbagai destinasi.

Belanja yang dilakukan para Delegasi/Peserta AM2018 tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan memberikan potensi penerimaan devisa. Manfaat intangible yang juga diperoleh bagi Indonesia adalah promosi wisata dan showcase kemajuan ekonomi Indonesia kepada dunia, melalui lebih dari 1.000 Jurnalis berbagai media internasional yang hadir pada AM2018. Kehadiran ribuan Delegasi/ Peserta pada saat low-season di bulan Oktober, diharapkan akan dapat menggerakkan roda perekonomian Bali terutama di sektor MICE, pariwisata, sektor jasa, industri kecil dan sektor pendukung lainnya.

1. Sektor Perhotelan.
Hotel-hotel di seputaran Nusa Dua, Jimbaran, bahkan sampai Sanur dan Kuta sudah kebanjiran pesanan sejak tahun 2017, baik untuk tempat penyelenggaraan rapat dan tempat penginapan. Annual Meetings 2018 di Bali merupakan promosi besar- besaran secara gratis pada dunia internasional, bahwa Bali tidak hanya terkenal pada sektor wisata, tapi juga pada sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) atau penyelenggaraan events.

2. Sektor Kuliner.
Pada pelaksanaan AM 2018, akan diselenggarakan pameran makanan (food festival) untuk mempertunjukkan keragaman dan kekayaan budaya Indonesia. Kegiatan ini akan menawarkan makanan dan minuman khas Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga akan menghadirkan pegiat kuliner Indonesia untuk memberikan pengalaman langsung proses penyiapan kuliner khas tersebut dan informasi lebih mendalam tentang filosofi dan keunikan kuliner Indonesia.

3. Sektor Transportasi.
Para penyedia transportasi (baik dari sewa bus, mobil, dan taksi) akan kebanjiran pesanan untuk mobilisasi peserta dari tempat para peserta menginap ke/dari main venues (diarea Nusa Dua), atau ke tempat-tempat belanja/wisata.

4. Sektor Wisata.
Bali sangat terkenal dengan keindahan alam dan kekayaan budayanya. Antusiasme peserta rapat yang akan mengikuti Annual Meetings 2018 diyakini sangat tinggi, untuk mengikuti rapat sekaligus untuk berlibur di Bali.



Selain manfaat langsung diatas, dalam jangka panjang manfaat ekonomi dari penyelenggaraan Annual Meetings 2018 adalah perhatian dunia dan kehadiran para pelaku utama sektor keuangan dunia ke Indonesia. Beberapa manfaat yang akan diperoleh dalam jangka panjang antara lain :

1. Leadership.
kepemimpinan Indonesia dalam berbagai forum bidang ekonomi dan keuangan di kawasan dan dunia untuk pembahasan isu-isu global, pembangunan infrastruktur, stabilitas sistem keuangan, penanganan inequality, pembangunan sumber daya manusia, keuangan inklusif mulai menunjukkan posisi yang strategis dan diperhitungkan dunia.

2. Knowledge Transfer.
Keberhasilan penyelenggaraan Annual Meetings 2018 akan memberi pembelajaran mengenai penyelenggaraan International Events untuk anak bangsa, dan menambah pengalaman serta membangun networking dengan komunitas internasional.

3. Investasi dan Perdagangan.
Sebagai tuan rumah, Indonesia berkesempatan untuk melakukan pameran yang bertujuan untuk showcasing kekayaan dan keragaman Indonesia, terutama dalam perkembangan pembangunan di Indonesia, dalam bentuk Infrastructure Expo. Indonesia akan memamerkan perkembangan infrastruktur fisik dan pembiayaan infrastruktur Indonesia pasca krisis keuangan 1998. Selain itu kegiatan ini merupakan kesempatan untuk memperkenalkan produk unggulan Indonesia di pasar global, termasuk peluang investasi dan usaha di berbagai sektor di Indonesia.

4. Promosi Pariwisata dan MICE.
pelaksanaan Annual Meetings 2018 di Bali, merupakan promosi dan pendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke destinasi wisata utama di Indonesia, promosi event venues untuk MICE, dan momentum untuk perbaikan infrastruktur pariwisata.

Get Connected